0
News
    Home Belanja Online GadgetIn iPhone 15 Pro Max Review Gadget Shopee Teknologi

    Eksperimen Beli iPhone 50 Juta di Shopee, David GadgetIn Temukan Ini

    2 min read

    Eksperimen Beli iPhone 50 Juta di Shopee, David GadgetIn Temukan Ini
    Ilustrasi: Eksperimen Beli iPhone 50 Juta di Shopee, David GadgetIn Temukan Ini

    David GadgetIn nekat membeli iPhone 15 Pro Max seharga Rp50 juta di Shopee. Simak hasil unboxing dan analisis margin harganya yang fantastis.

    Fenomena Harga 'Sultan' di Marketplace: Eksperimen Tak Biasa David GadgetIn

    Dunia e-commerce seringkali menyuguhkan pemandangan yang tidak masuk akal bagi akal sehat konsumen rata-rata. Salah satu yang paling mencolok adalah keberadaan barang elektronik dengan harga yang jauh melampaui banderol resmi. Hal inilah yang memicu rasa penasaran David Brendi, sosok di balik kanal YouTube GadgetIn, untuk melakukan sebuah eksperimen yang cukup berisiko: membeli HP paling mahal yang tersedia di platform Shopee.

    Dalam video terbarunya, David sengaja mencari iPhone 15 Pro Max dengan menggunakan filter "Harga Tertinggi". Hasilnya mengejutkan, ia menemukan sebuah toko yang menjual perangkat tersebut dengan harga fantastis, yakni Rp49.999.000. Padahal, secara resmi, varian tertinggi iPhone 15 Pro Max (1TB) dibanderol di kisaran Rp33.999.000. Ada selisih hampir Rp16 juta yang menjadi tanda tanya besar.

    Kronologi Pembelian: Antara Spekulasi dan Realitas

    Banyak penonton mungkin mengira ini adalah jebakan atau toko yang salah memasukkan harga. Namun, David memutuskan untuk tetap melakukan checkout guna membuktikan apa yang sebenarnya didapatkan konsumen saat membayar harga "sultan" tersebut. Berikut adalah kronologi dan fakta menarik yang terungkap:

    • Pencarian Agresif: David memfilter pencarian "iPhone 15 Pro Max" dan menemukan listing harga Rp50 juta dari sebuah toko yang memiliki reputasi cukup baik, bukan toko abal-abal yang baru buka.
    • Proses Pengemasan: Meski harganya selangit, paket dikirim dengan pengemasan yang tergolong standar untuk barang mewah, namun tetap aman dengan perlindungan yang memadai.
    • Isi Paket: Saat dibuka, di dalam kotak tersebut benar-benar berisi unit iPhone 15 Pro Max 1TB varian Natural Titanium yang asli dan bergaransi resmi Indonesia (PA/A).
    • Bonus Tambahan: Untuk harga yang lebih mahal 16 juta dari harga pasar, pembeli mendapatkan bonus berupa tempered glass dan sebuah casing bening (clear case) yang kualitasnya sebenarnya bisa didapatkan dengan harga murah di pasaran.

    Analisis Margin: Membayar 16 Juta Lebih Mahal untuk Apa?

    Setelah melakukan unboxing dan verifikasi unit, David menyoroti betapa besarnya selisih harga yang ia bayar. Secara editorial, ini menjadi pelajaran penting mengenai perilaku penjual di marketplace. Beberapa penjual sengaja menaikkan harga setinggi mungkin ketika stok sedang langka atau hanya sekadar untuk menarik perhatian (clout) di daftar pencarian.

    David memberikan kutipan yang sangat menohok terkait selisih harga ini untuk memberikan perspektif bagi para penontonnya agar lebih bijak dalam berbelanja:

    "Gila sih, marginnya 16 juta. 16 juta itu bisa dapet iPhone 15 satu biji lagi, atau motor sebiji kalau kita mau."

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meskipun barang yang dikirimkan asli, nilai yang didapatkan (value for money) sangatlah rendah. Tidak ada layanan eksklusif, pengiriman instan yang luar biasa, atau hadiah mewah yang setara dengan margin belasan juta rupiah tersebut.

    Pelajaran Penting bagi Konsumen Cerdas

    Dari eksperimen ini, kita dapat menarik beberapa poin edukatif bagi masyarakat yang sering berbelanja di marketplace. Pertama, jangan pernah terpaku pada filter harga tertinggi tanpa melakukan riset harga resmi terlebih dahulu. Kedua, keberadaan barang dengan harga mahal di marketplace tidak selalu berarti penipuan, namun seringkali merupakan bentuk eksploitasi terhadap konsumen yang kurang teliti atau mereka yang memiliki anggaran tanpa batas.

    Toko yang menjual barang tersebut pun tampak jujur dalam artian mengirimkan barang yang benar, namun mereka mengambil keuntungan yang sangat tidak wajar. Hal ini membuktikan bahwa di ekosistem belanja online, ketelitian pembeli adalah perlindungan utama yang paling ampuh.

    Additional JS
    Formulir Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Responsive Ads
    Responsive Ads